Foto Sendiri
MAJALAH GENERASI DOGIYAI BERSUARAH. COM Saptu tanggal 16/06/2018 ikatan pelajar mahasiswa/I paniai nabire
dogiyai deiyai dn intan jaya ipmapandodei kota study Makassar mengadakan diskusi besar – besaran tentang 37 perusahan
ilegal di nabire papua. Nanun diskusi tersebut ini kami adakan bertempat di kontrakan deiyai kota study
Makassar. Diskusi bebaspada malam hari ini mulai tepat pada jam18:00 Wit Sampai
selesai tepat pada jam 01:00 Wit Makassar.
Diskusi bebas pada malam kali ini diakan
dari pendidikan ipmapandodei kota study makassar tentang 15 perusahan ilegal
yang masuk di kabupaten Nabire, tampa seisin orang yang pemiliknya, sebab yang
berhak mengambil atau menikmati kosmos yang ada dikabupaten Nabire adalah orang
aslih papua (OAP) khususnya kabupaten Nabire.
Pada waktu diskusi bebas tentang 15
perusahan ilegal masuk di kabupaten Nabire, seorang mahasiswa asal dari papua
kota study Makassar benama Batolomeua
Weya mengatakan dengan tegas bahwa kalau mau jadi kaya, kenapa tidak berangkat
dari hal kecil karena hal besar itu bukan datang dari besar tapi, tapi harus
bangkit dari hal kecil, Katanya”.
Namun yang kedua, seorang mahasiswa/I
asal dari papua kota study Makassar bernama Yakubus Tagi selaku sekertaris
AMPTPI mengatakan dengan tegas bahwa 15 perusahan datang dari mana karena
mereka tidak berhak mengambil kosmos yang ada diatas tanah papua tetapi lebih
khususnya kabupaten nabire maka dengan itu,
Bupati kabupaten nabire Isaias Douu, kepalah kantor Elema dan kepalah suku umum kabupaten nabire harus bertanggun
jawab, atas ke 15 perusahan ilegal yang masuk internal kabupaten Nabire,
Tegasnya”.
Kami dari mahasiswa/ I Paniai Nabire
Dogiyai Deiyai dan Intan Jaya (IPMAPANDODEI) kota study makassar sangat
mengolak dengan tegas bahwa lima belas (15 ) perusahan ilegal yang ada diatas
tana papua khususnya internal kabupaten Nabire yaitu:
1) Perusahan
PT. kelapa sawit sima di internal
kabupaten nabire
2) Perusahan
PT. kayu di iyaro di internal kabupaten nabire
3) Perusahan
PT. emas 38 di internal kabupaten nabire di
4) Perusahan
PT. kayu di internal kabupaten nabire di Makimi
5) Perusahan PT. sumber permata Tbk, di internal kabupaten
nabire
6) Perusahan PT. Enkola karya abadi di internal kabupaten
nabire
7) Perusahan PT. ciptarakasa grup di internal kabupaten
nabire
8) Perusahan PT. Evanka BuanaAbadi di internal kabupaten
nabire
9) Perusahan PT. Pakutama Drillerl di internal kabupaten
nabire
10) Perusahan PT. Guna prakarsa Drillel di internal
kabupaten nabire
11) Perusahan PT. Bank BNI di internal kabupaten nabire
12) Perusahan PT. Guna karana translog di internal
kabupaten nabire
13) Perusahan PT. persero Nabire di internal kabupaten nabire
14) Perusahan PT. Nabire Baru di internal kabupaten nabire
15) Perusahan PT. Tunjungan Kesehatan di internal kabupaten
nabire di
Namun kami dari ikatan pelajar
mahasiswa/I Paniai Nabire Dogiyai Deiyai Dan Intan Jaya ( IPMAPANDODEI) kota
study makassar mengatakan dengan tegas kepada pemerintah Kabupaten Nabire,
segerah mengatasi 15 perusahan Ilegal yang ada di nabire sebab kami mengatakan
dengan tegas karena kami sudah menemukan efek keburukan yang nanti akan terjadi
terhadap orang tua kita dan generasi penerus nabire kedepan, Harapnya”.
Oleh karena itu, jikalau pemerinta
kabupaten Nabire tidak membatasi untuk perusahan, nanti siapa yang membatasi
tentang perusahan –perusahan itu, kami tahu bahwa pemerintah adalah pintu maka
kalau pemerintah kabupaten nabire sayang sama bapa mama dan generasi penerus
nabire,harus membatasi perusahan-perusahan
ilegal tersebut yang masuk dalam kabupaten Nabire,Harapnya”.
Kami dari anggota ipmapandodei kota
study makassar sangat berterima kasih kepada biro pendidikan yang mana menemukan
lalu mengadakan diskusi bebas pada malam hari ini tentang perusahan ilegal
masuk di internal kabupaten nabire, karena ini efek tidak baik bagi masyarakat
dan generasi penerus kedepannya.
Penulis adalah seorang mahasiswa asal
dari papua kota study makassar, selaku biro humas ikatan pelajar mahasiswa/I
Paniai Nabire Dogiyai deiyai dan Intan Jaya (IPMAPANDODEI) kota study Makassar tahun 2018/2019.
Penulis :
Antonius Boma



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !