MAJALAH GENERASI DOGIYAI BERSUARAH.COM Jaya sebelum kemerdekaan Indonesia kurang dibahas dalam
buku-buku sejarah nasional untuk sekolah dasar sampai menengah, sehingga banyak
yang tidak mengetahuinya. Sejarah Papua Barat dalam hal hubungannya dengan bangsa-bangsa
lain yang mendiami Kepulauan Nusantara sangat penting, karena apabila kita
berbicara mengenai sejarah Indonesia, kurang lengkap rasanya jika tidak
membahas Papua, karena ternyata sejarah Papua semenjak wilayah tersebut
dibicarakan dalam sejarah, selalu berkaitan dengan wilayah-wilayah lain di
Nusantara yang akhirnya secara bersama-sama membentuk Negara Indonesia.
Sejarah Papua bagian barat dalam kaitannya sebagai
bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia sangatlah unik. Walaupun Papua
“agak terlambat” diakui oleh dunia internasional sebagai bagian dari NKRI,
namun sebenarnya sejak awal penduduk Papua sudah merupakan “keluarga besar”
penduduk yang mendiami wilayah Nusantara yang kemudian bergabung dan membentuk
Negara Indonesia.
Pada masa kerajaan di wilayah Nusantara, Pemerintah
Kerajaan Sriwijaya tercatat pernah mengirimkan burung-burung asli Papua yang
waktu itu disebut Janggi kepada Pemerintah Kerajaan China.
Dari beberapa nama masa lalu yang diberikan untuk
Papua ini, tampak jelas bahwa sejak daerah ini di kenal sejarah, sudah ada
hubungan yang amat erat antara wilayah ini dengan wilayah wilayah lain di
Nusantara saat itu.
Nama lain dari Papua pada masa lalu adalah
“Samudranta“, yang menunjukkan bahwa daerah Papua telah di kenal oleh
masyarakat pemakai bahasa Sansekerta yang bermukim di wilayah kepulauan
Indonesia, baik dalam pengertian geo-politik maupun sosial ekonomi. dan budaya
dalam arti luas.
Ramandey menulis bahwa pada abad pertama Masehi pengaruh
Hindu dan India telah tersebar di seluruh Nusantara saat itu dan tidak hanya terbatas
di Jawa dan Sumatera saja tetapi juga menyebar sampai ke timur termasuk Papua. Mungkin
saja yang disebut “Pulau Ujung Samudranta “ itu adalah Pulau Nieuw Guinea.
Rupanya pelaut-pelaut India telah sampai kesini,
karena terbukti dari catatan-catatan dari orang India yang menyebut Irian itu
Samudranta, yang berarti pulau diujung lautan. Ada besar kemungkinan mereka
sudah berlayar sampai di daerah ini.”
Penulis ANTONIU BOMA



0 comments:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !